Di SMA 1 Toronto terdapat seorang siswi bernama kaluna alesha yang biasanya dipanggil kaluna, kaluna merupakan siswi baru dikelas 11 mipa 1, ia adalah anak baru yang baru saja pindah dari pedesaan ke kota Toronto, karena sebelumnya kaluna belum pernah pergi ke kota, Kaluna merasa sangat asing dengan lingkungan barunya dikota. Hari pertama disekolah, tentu saja bukan hal yang mudah bagi Kaluna. Penampilan Kaluna yang sederhana membuat beberapa anak dari kelas lain mengejek nya karna penampilan nya yang dianggap kampungan dan kurang modis. "Anak baru ya? Pasti dari kampung, haha!" kata salah satu siswa kepada Kaluna, Kaluna hanya diam dan berusaha untuk mengabaikan ejekan yang terus di lontarkan kepada nya. Salah satu siswa yang juga sering mengejek Kaluna adalah Januar Dumitrasc yang akrab dipanggil Januar. Januar merupakan salah satu siswa kelas 12 mipa 2, Januar adalah siswa yang sangat populer di SMA 1 Toronto karna ia dianggap sangat tampan dan kaya raya, Namun dibalik sifat nya yang terlihat sangat dingin dan santai, Januar sebenarnya mempunyai masalah dengan keluarganya. Orang tua nya sering sibuk bekerja sehingga Januar lebih sering sendirian di rumah tak heran Januar selalu merasa kesepian. Karena itu Januar terbiasa menyembunyikan masalah nya dengan bercanda dan bersikap seolah tidak peduli. Suatu hari, Januar melihat Kaluna yang sedang di ganggu oleh beberapa siswa dari kelas 12, ya.. teman Januar. "Udah, jangan digangguin terus, kasian" kata Januar tanpa ekspresi. Salah satu teman Januar, luca mulai tertawa melihat sifat Januar yang tiba - tiba berubah. "Haha! please deh bro, cewek kampungan ini emang pantes diganggu, haha!" Januar terdiam. "Udah tinggalin aja daripada kita kena kasus." Setelah teman - teman Januar pergi, ell menatap Januar. "makasih ya kak.." Januar hanya mengangguk. Sejak kejadian itu, sikap Januar perlahan lahan mulai berubah. Ia tidak lagi sering mengganggu Kaluna dan malah beberapa kali membantu Kaluna beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya. Lama kelamaan mereka mulai sering bertukar cerita satu sama lain. Kaluna mulai menceritakan tentang kehidupan nya di Desa dulu, sedangkan Januar ia mulai menceritakan sedikit tentang keluarga nya. Tanpa mereka sadari, hubungan yang awalnya hanya berisi ejekan perlahan berubah menjadi persahabatan yang semakin dekat. Kaluna mulai merasa aman dan tak lagi merasa kesepian di sekolah baru nya. Januar juga mulai sadar bahwa dibalik sifat polos Kaluna, ada seseorang yang sangat menyenangkan untuk dikenal. Dan sejak saat itu, hubungan mereka mulai berubah menjadi sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.