<p>Di sekolah kalian kalo hari jumat pada ngapain kalau Aku dan teman-teman di sekolahku pada kerja bakti nih. Sebenarnya sih rasanya males tapi demi sekolah, kita rela kecapekan agar sekolah kita bersih!. </p><p><br /></p><p>Aku mengawali kerja bakti dengan memungut sampah di belakang panggung. Di sini kami belajar memilah mana sampah plastik dan sampah organik. Kalau dipikir-pikir, membuang sampah pada tempatnya itu mirip banget seperti login harian di aplikasi favorit kita yaitu game dan medsos. Kelihatannya sepele dan cuma butuh waktu beberapa detik, tapi kalau konsisten dilakukan setiap hari, dampaknya besar banget buat kita bersama!</p><p><br /></p><p>Setelah halaman bersih, mata kami tertuju pada rumput di samping kantin yang lebat Kami pun bergotong royong membersihkan serta merapikan tempat di sebelah kantin. Rumput liar ditarik sampai ke akarnya dan bunga-bunga yang layu dirapikan. Menyiram dan merawat tanaman ini mengajarkan kami tentang rasa kepedulian. Taman sekolah itu seperti hubungan pertemanan di kelas, kalau tidak disiram dengan rasa peduli dan dijaga bersama, lama-lama bisa gersang dan tidak menyenangkan lagi untuk dilihat.</p><p><br /></p><p>Selesai di kantin kami lanjut mebersihkan di ruang kelas. Tugas berikutnya adalah menyapu dan mengepel lantai kelas. Bapak/Ibu guru membagi tugas dengan adil supaya tidak ada yang iri. Lantai kelas yang tadinya penuh jejak sepatu kotor langsung disapu bersih dan dipel sampai harum. Lantai yang bersih dan wangi itu bikin suasana belajar jadi 10 kali lebih rapi. </p><p><br /></p><p>Sebagai sentuhan akhir, kami sibuk membersihkan jendela dan meja. Debu tebal di kaca dilap pelan-pelan sampai kinclong, lalu meja-meja yang berantakan disusun rapi kembali. Jendela kelas yang bersih itu ibarat kacamata yang baru saja dilap, mendadak pandangan kita ke luar jadi terang benderang dan pikiran pun ikut jadi makin segar untuk menerima materi pelajaran hehe.</p><p><br /></p><p>Ternyata, pelajaran PPKN tentang gotong royong bukan sekadar hafalan untuk ujian atau ulangan. Lewat aksi sederhana ini, aku makin paham kalau lingkungan sekolah yang bersih adalah hasil dari kepedulian bersama. Kesimpulannya, kerja bakti itu bukan beban, melainkan momen seru untuk makin akrab sama teman sambil membentuk kebiasaan positif. </p>