Gua Maria Tritis adalah salah satu tempat ziarah yang banyak dikunjungi terutama saat Bulan Maria (bulan Mei) dan Bulan Rosario (bulan Oktober). Gua Maria ini terletak di Pedukuhan Bulu, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Daerah lstimewa Yogyakarta. Gua ini dinamakan "tritis" dalam bahasa Jawa karena tetesan air yang dari stalaktit gua. Dulu, gua ini sebenarnya disebut angker karena dipercaya sebagai tempat bertapa. Kemudian, ditemukan oleh seorang anak SD yang melaporkannya kepada Romo Al-Hardjasudarma, SJ. Saat itu, Romo sedang ingin membuat gua buatan dari kertas untuk merayakan Hari Raya Natal. Romo pun meminta izin kepada Kepala Desa Giring untuk menggunakan gua tersebut. Setelah mendapat izin dari Kepala Desa Giring, gua itu pun dibersihkan dan dibuat jalan menuju gua agar dapat dilewati. Kemudian, pada tanggal 30 September 1977, gua tersebut diresmikan dan diberkati oleh Romo Zahwe SJ. Pada tanggal itu juga, patung Bunda Maria pertama diletakkan. 


Di sepanjang jalan menuju Gua Maria, terdapat Jalan Salib dengan 14 perhentian sepanjang kurang lebih 1 km. Setiap perhentian menggambarkan perjalanan Yesus yang penuh dengan pengorbanan. Di dalam gua tersebut ada sebuah altar yang terbuat dari batu alami sebagai tempat untuk merayakan Ekaristi. Terdapat beberapa kursi di depan patung Bunda Maria untuk para peziarah berdoa. Air tetesan dari stalaktit gua dikumpulkan dalam sebuah kolam dan untuk peziarah yang ingin mengambil air tersebut. Gua tersebut memiliki tekstur kasar dengan warna abu-abu dan putih yang indah. Di sekeliling gua tumbuh pepohonan dan tanaman yang hijau dan rindang, sehingga udara di sana terasa sangat sejuk dan tenang. Angin sepoi-sepoi membelai lembut wajah setiap peziarah yang datang. Banyak orang yang berkunjung ke Gua Maria Tritis bukan hanya dari Yogyakarta, melainkan juga dari beberapa daerah di Indonesia untuk berdoa, merenung, dan mencari kedamaian batin.


Suasana di Gua Maria Tritis sangat tenang dan damai karena jauh dari keramaian kota. Pemandangan di sana juga sangat indah karena bentuk gua yang unik serta pepohonan yang segar di sekeliling gua. Dari sebuah tempat yang dianggap angker, sekarang menjadi tempat yang membawa kedamaian bagi siapa saja yang berkunjung.