Jika dalam kehidupan sehari-hari anda sudah terbiasa untuk berkomentar, lebih baik untuk berhati-hati. Karena dalam berkomentar ada berberapa aspek yang harus diipikirkan.

  • Berkomentar dengan nilai positif. Berkomentar tetapi membuat orang merasa diejek membuat orang menjadi marah, sedih, atau bahkan memiliki rasa dendam. 
  • Berkomentar tanpa menghina/menjelek-jelekkan kekurangan, menjelek-jelekkan orang tersebut, dan terlebih lagi mengejek bahwa ia tidak memiliki keluarga yang lengkap. Itu tidak baik karena orang tersebut merasa akan bernostalgia bersama keluarga nya yang dulu dan yang pasti orang tersebut akan sedih setelah kehilangan. 
  • Berkomentar dengan tujuan mensupport orang tersebut. Bagi orang yang kesulitan dan membuat konten tentang dirinya, sepatutnya kita mensupport. Agar ia bisa mendapatkan dukungan juga dari orang lain. Begini, orang lain melihat komentar kita dan orang itu bisa saja akan terinspirasi dan akan mengirim komentar yang sama. Tetapi sayangnya banyak orang yang terkadang suka mengejek/membully orang tersebut yang memiliki kekurangan. 

Alangkah baiknya kita bersyukur bisa hidup dengan damai tenang tanpa terganggu oleh komentar orang yang jahat. Terkadang jika kasusnya sangat parah sampai membuat korban depresi, bisa saja ada kejadian b#n#h d##i karena terlalu banyak komentar yang merusak hidupnya.