Guruku engkau bagai pelita dalam kegelapan, dan embun penyejuk.
Engkau begitu penuh sabar membimbing kami dalam langka-langkah kecil kami.
Meskipun kami sering mengacaukan hati mu dengan kata yang kasar atau tidak sopan tetapi engkau tetap menganggap kami bagai anak mu sendiri.
Engkau rela menempuh jarak dari tempat mu menuju bangunan sekolah ini demi kami anak-anak mu ini.
Kebaikanmu tidak bisa ditulis oleh penulis,dan tak bisa digambarkan oleh pelukis.
Maafkanlah kami bila ada kesalahan.
Terimah kasih kuucapkan untuk pahlawanku.
Terimah kasih
Pahlawanku